Senin, 13 Februari 2017

Bermain gedged akan merusak kreativitas anak pada usia dini


Kecanduan main gedget akan membunuh kreativitas anak,

Atasi kecanduan main gedget pada anak dengan tips berikut ini

Kecanduan gedget tidak hanya terjadi pada orang dewasa tetapi juga anak-anak umur tiga tahun sampai anak-anak TK. Orangtua cenderung memberikan sesuatu hal bagi anak-anak agar anaknya tidak mengganggunya dalam bekerja. Hal ini tanpa disadari membunuh kreativitas anak-anak, perkembangan anak usia 3 tahun akan semakin cepat apabila banyak bergerak sehingga syaraf-syaraf nya mudah berkembang dengan gerakan-gerakan motorik yang dilakukannya. Selain membunuh kreativitas anak kecanduan gedget juga akan membuat anak menjadi anti sosial karena jarang melakukan interaksi dengan orang lain sehingga akan cenderung tumbuh menjadi pribadi yang kurang simpati. Well.., buat para orang tua  gak perlu takut,ada tips yang akan menolong para orangtua.

  • 1        Batasan waktu
Batasan waktu disini artinya, kita para orangtua memberi dia batasan waktu untuk bermain gedget, tentu saja secara perlahan dimulai dari waktu terbanyak dan perlahan berkurang. Mungkin anak gak akan terima, tapi jelaskan dengan lembut, misalnya., “ Sayang.., hari ini waktu bermain gedget Cuma 1 jam ya”. Kita harus konsisten dengan batasan yang kita lakukan. 

  • 2.      Jadilah contoh bagi anak
Orangtua adalah panutan terbaik bagi anak, nah.., buat para orangtua begitu bersama anak, kurangi bermain gedget. Karena anak bisa melihat para orangtua dan dia akan bertanya dalam hatinya, kok saya gak boleh?.., selama dirumah pergunakan gedget anda saat anda butuh.
  • 3.      Ajak anak bermain
Mungkin anda sibuk dengan tugas kantor saat kembali kerumah anda ingin istirahat dengan tenang. Mengajak anak bermain justeru akan membuat anda semakin rileks, contohnya buat para ibu, yang setiba dirumah harus menyediakan makan malam, ajak anak anda ke dapur, didapur dia bisa belajar bersama anda misalnya untuk mengenal buah-buahan atau sayur-sayuran. Jelaskan sama anak “ sayang.., maukah kamu membantu ibu?, ibu membutuhkan bantuanmu menyediakan makan malam..” . percayalah anak akan menjadi tim terhebat anda, tentu saja anda harus menikmati setiap tingkah anak agar anda semakin rileks dan cobalah tertawa. Buat para ayah.., ayah bisa mengajaknya berjalan ke pekarangan atau bisa mengajaknya bermain di ruangan misalnya dengan bermain susun kertas.
            So..., Jadilah orangtua yang bijak demi masa depan anak-anak kita nantinya, sekolah anak banyak tetapi sekolah orangtua tidaklah ada, sekolah orangtua yang sesungguhnya adalah kemauan orangtua untuk mau belajar dan berkembang.