TERTIB ACARA PERAYAAN NATAL NAPOSO MARGA
TAMBA, BORU, BERE DAN IBEBERE SE-JABODETABEK KERAWANG BANTEN (PUNAMTABE
Thema :Keselamatan itu nyata (Titus 2:11)
Sub
thema :Berbahagialah orang yang
membawa keselamatan dari Yesus untuk menghadirkan damai sejahtera di hati, di
bumi dan
di Surga
1.
Saat
teduh (hanya musik di iringi musik)
2.
Bernyanyi
(BE 57 No 1-3 )
Nungga jumpang muse ari pesta
i.
Hatutubu ni Tuhanta Jesus i.
Tuat do ibana sian surgo i,
mebat tu hita on.
Hasangapon ni Debata, dame dame
ma di Jolma.
Las ni roha ni Debata,
Hajolmaon muse.
Beta, aledongan tu Betlehem i.
Itasomba ma dakdanak na disi.
Na tinongos ni parasiroha i debata ama i.
Hasangapon ni debata, dame dame ma di jolma.
Las ni roha ni Debata, Hajolmaon muse.
3.
Votum ( L : Liturgis, J : Jemaat ) (Jemaat Berdiri)
4.
Bernyanyi
( Gita Sorga Bergema)
Gita sorga bergema “lahir raja
mulia”
Damai dan sejahtera turun dalam
dunia
Bangsa-bangsa bangkitlah dan
bersoraklah serta
Permaklumkan kabar baik, lahir
kristus T’rang ajaib!
Gita sorga bergema “Lahir Raja
Mulia”
Yang di sorga disembah, kristus raja yang baka.
Lahir dalam dunia dan Maria bundaNya
Dalam
daging dikenal firman Allah yang kekal
Dalam
anak yang kecil nyatakan Imanuel!
Gita
sorga bergema “lahir raja mulia”
5.
Liturgi
I
6.
Duet Vocal
7.
Bernyanyi “ Kau Berikan Kesempatan”
Kau berikan kesempatan
Untuk belajar dari kesalahanku
Di masa yang telah lalu
Untuk belajar dari kesalahanku
Di masa yang telah lalu
Kau berikan ku iman
Untuk mencoba lagi
Sampa ku jadi sempurna s'pertiMu
Untuk mencoba lagi
Sampa ku jadi sempurna s'pertiMu
Meskipun ku jatuh berulang kali
Namun oleh kasihMu kubangkit kembali
Ku tak dapat sungguh menyia-nyiakan
KepercayaanMu terhadapku Tuhan
Namun oleh kasihMu kubangkit kembali
Ku tak dapat sungguh menyia-nyiakan
KepercayaanMu terhadapku Tuhan
Sampai ku jadi sempurna s'pertiMu
8.
Liturgi
II
9.
Puisi
10. Bernyanyi (Alam Raya Berkumandang)
Alam Raya Berkumandang, Oleh Pujian Mulia
Dari Gunung, Dari Padang, Kidung Malaikat Bergema
Sudah Lahir Jurus'lamat, Itu Berita Lagunya
Puji dan Syukur dan Hormat
dipersembahkan Pada-Nya
Dari Gunung, Dari Padang, Kidung Malaikat Bergema
Sudah Lahir Jurus'lamat, Itu Berita Lagunya
Puji dan Syukur dan Hormat
dipersembahkan Pada-Nya
Gloria In Excelsis Deo!
Gloria In Excelsis Deo!
Glory, Glory, Glory In Excelsis Deo!!!
Gloria In Excelsis Deo!
Glory, Glory, Glory In Excelsis Deo!!!
11. Liturgy III
12. Bernyanyi “
Jadikan Kami Satu”
Kami rendahkan diri, dihadapan-Mu,
membawa hancur hati saat berseru,
agar kami saling melengkapi tubuh-Mu,
seperti kau dan Yesus adalah satu
Kami rendahkan diri, dihadapan-Mu,
membawa hancur hati saat berseru,
agar kami saling melengkapi tubuh-Mu,
seperti kau dan Yesus adalah satu
Jadikan kami satu, seperti kerinduan-Mu,
agar dunia tahu, bukti nyata dari kasih-Mu,
sebelum kami pergi memberitakan kasih-Mu,
mulailah dari kami lebih dulu,
jadikan kami satu
membawa hancur hati saat berseru,
agar kami saling melengkapi tubuh-Mu,
seperti kau dan Yesus adalah satu
Kami rendahkan diri, dihadapan-Mu,
membawa hancur hati saat berseru,
agar kami saling melengkapi tubuh-Mu,
seperti kau dan Yesus adalah satu
Jadikan kami satu, seperti kerinduan-Mu,
agar dunia tahu, bukti nyata dari kasih-Mu,
sebelum kami pergi memberitakan kasih-Mu,
mulailah dari kami lebih dulu,
jadikan kami satu
13. Liturgi Ragam
Bahasa
14. Tarian Putri
Sion
15. Liturgi
situasional
(musik mengiringi Song Leader dengan melodi “ Seperti
Bapa Sayang AnakNya”. Salah satu pemuda membacakan Renungan Situasional)
·
Saudaraku seiman.., buka mata pengasihanmu.., buka
hatimu.., dengarkan seruan minta tolong di sekitarmu! Keluarga, sahabat, dan
alam sedang berseru minta tolong!
·
Sementara kita
sedang berkumpul disini, disekitar kita sedang mengalir airmata, perjuangan hidup sedang berjalan.
·
Saat ini, ketika
kita duduk di sini, betapa banyak ibu-ibu di sekitar kita, harus membagi-bagi
makanan agar cukup untuk seisi rumahnya.
·
Saat ini kita duduk
disini,
Betapa banyak
orangtua yang berjuang keras dalam kehidupannya, bekerja membanting tulang.
Meninggalkan anaknya sejak subuh dan baru kembali di larut malam. Hasil hari ini
dia gengam yang belum tentu cukup untuk makan malam, sementara sebagian baru
disisikan untuk hari esok.
·
Saat ini ketika
kita duduk disini,
Betapa banyak
warga greja menangis karna imannya, tersiksa oleh peperangan karna agama yang
berbeda, terusik kenyamannya beribadah karena goncangan bom.
·
Bencana alam silih,
ribuan umat terlantar tanpa makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal dan
penderitaan yangseolah tiada berakhir.
·
Air mata terus
menetes, dimakanah kita berada?, sebagai
umat kristen, ketika airmata itu mengalir hari demi hari?.
·
Kami mohon.., “
Tuhan kasihani, kristus kasihani, Tuhan kasihani kami”
--Jemaat
Berdiri—
Jemaat :
(Menyanyikan :” Sperti Bapa Sayang Anak-Nya”.
Bapa Sungguh besar kasih setia-Mu, Nyata sungguh
perlindungan-Mu
Tak satu kuasa mampu pisahkan aku dari kasih-Mu
Bapa ajar ku s’lalu hormatimu,
ajarku s’turut perintah-Mu
B’rikanku hati untuk menyembah-Mu
dan bersyukur setiap waktu
Reff S’perti bapa sayang anak-Nya, demikianlah
Engkau mengasihiku
Kau jadikan bii matamu, Kau berikan
s’mua yang ada pada-Mu
S’perti bapa sayang anak-Nya,
demikianlah kau menuntun langkahku
S’perti bapa sayanga anak-Nya,
demikianlah kau menuntun langkahku.
Hari
depan indah kau beri, rancangan-Mu yang terbaik bagiku.
16. PenyalaanLilin (Borngin Na
Badia) (Jemaat Berdiri)
Uli na i di borngin na badia
Humirdop-hirdop do bintang
disi.
Di borngin i do tubu sipalua
Di panggagatan di Betlehem i,
Portibi on dangol gok haholomon
Marnida sondang ni Tuhantai. (Jemaat
duduk)
17. Koor naposo Punamtabe
18. Bernyanyi “
Dia Hanya Sejauh Doa”
Bila kau rasa gelisah di hatimu
Bila kelam kabut tak menentu
hidupmu
Ingat masih sorang penolong
bagimu
Yesus tak pernah jauh darimu
Bila cobaan menggodai hidupmu
Bila sengsara menimpa keadaanmu
Ingat Yesus tak kan pernah jauh darimu
Dia s’lalu perdulikan kamu
Berseru memanggil nama-Nya
Berdoa dia kan segra
menghampiri dirimu
Percaya Yesus tak jauh darimu
Dia hanya sejauh doa
19. Doa syafaat
20. Bernyanyi “
Kusiapkan Hatiku”
Kusiapkan hatiku Tuhan
tuk dengar firman-Mu saat ini
ku sujud menyembah-Mu Tuhan
masuk hadirat-Mu saat ini
Curahkan urapan-Mu Tuhan
bagi jemaat-Mu saat ini
kusiapkan hatiku Tuhan
tuk dengar firman-Mu
Firman-Mu Tuhan
tiada berubah
dahulu sekarang, selama-lamanya tiada berubah
Firman-Mu Tuhan penolong hidupku
Kusiapkan hatiku Tuhan
Tuk dengar Firman-Mu
21. Kotbah
22. Bernyanyi “ Dison Adong Huboan Tuhan” (Persembahan)
Dison adong huboan Tuhan,
Parbue ni ngolungku na so tardok
nian.
Sadia ma argana Tuhan
molo sai ni rajuman sude denggan
basaM?
Jalo ma Tuhan, sai las ma rohaM.
Reff Tanganku na metmet da, Tuhan.
Na so hea mansari dope au on
Tuhan.
Rohangku ma hulehon.
Tuhan Na boi pelehononku gabe las
ni rohaM.
Jalo ma Tuhan, sai las ma rohaM.
Huingot do hataM da, Tuhan.
Ingkon sarihononhon anggim na
metmetan.
Ampehon ma tanganMu sangkan.
Itak na otik I unang suda nian.
Jalo ma Tuhan, sai las ma rohaM.
23. Doa Penutup dan Berkat
24. Hiburan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar